Manado,Zonakepri – Sempena Peringatan Hari Armada RI Tahun 2019,Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII menggelar upacara dan pemotongan tumpeng,di Markas Komando (Mako) Lantamal VIII Jalan Yos Sudarso No.1 Kairagi Weru Pall Dua Manado. Kamis (5/12).
Upacara peringatan yang dipimpin Wakil Komandan (Wadan) Lantamal VIII Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo tersebut diikuti seluruh personel Mako Lantamal VIII, Sartol Lantamal VIII Bitung, Yonmarhanlan VIII Bitung, Rumkital Dr. Wahyu Selamet dan Lanudal Manado mulai dari tingkat Perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dalam amanat tertulis yang dibacakan Wadan Lantamal VIII antara lain mengatakan moment khikmat ini harus dimaknai sebagai wujud rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa Komando Armada RI hingga saat ini masih menjadi pilar TNI Angkatan Laut dalam menegakkam kedaulatandan dan keamanan negara di laut.
“Upacara peringatan ini menjadi momentum bagi prajurit matra laut untuk menghargai nilai heroisme dan semangat pengabdian tanpa pamrih para pendahulu kita dalam mempertahankan kemerdekaan”,sebutnya.
Lebih lanjut Kasal menyampaikan TNI Angkatan Laut siap menghadapi segala tantangan, termasuk dalam kemajuan teknologi yang semakin cepat.
“Dunia terus berubah sebagai imbas dari perubahan teknologi yang demikian cepat dan kemajuan teknologi memungkinkan menciptakan teknologi baru. Disisi lain muncul paradoks berupa kesenjangan akibat jurang terkait penguasaan dan pemanfaatan teknologi”,ungkapnya.
Selain itu, Guna menjawab semua tantangan yang tidak menentu, TNI Angkatan Laut melakukan pembangunan postur yang kuat, profesional dan modern yang diikuti dengan melakukan vakidasi organisasi.
“Salah satunya adalah dengan telah disetujuinya di dalam Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 tentang Komando Armada RI, maka Komando Armada RI akan membawahi tiga Komando Armada baik Koarmada I, Koarmada II dan Koarmada III. Diharapkan dengan terbentuknya organisasi baru ini, maka respon cepat terhadap segala bentuk ancaman negara dapat dilaksanakan dengan tepat dan cepat, ujarnya.
Usai pelaksanaan upacara, seluruh peserta upacara bersama Wadan Lantamal VIII dan para pejabat Lantamal VIII melakukan prosesi pemotongan tumpeng yang dibagikan kepada prajurit termuda dari Mako Lantamal VIII, Satrol Lantamal VIII dan Yonmarhanlan VIII Bitung.(Dispen Lantamal VIII)






