Tanjungpinang

LBH TNN Kepri Gelar Pelatihan Mediasi Untuk Mahasiswa Prodi Sosiologi STISIPOL 

×

LBH TNN Kepri Gelar Pelatihan Mediasi Untuk Mahasiswa Prodi Sosiologi STISIPOL 

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa sedang mengikuti pelatihan mediasi (F-Ilham)

Zonakepri.com – Dalam upaya menyongsong terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tuah Negeri Nusantara (TNN) Kepulauan Riau menggelar kegiatan pelatihan mediasi bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Sosiologi STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang.

Pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas generasi muda, khususnya mahasiswa, agar mampu menghadapi berbagai tantangan sosial melalui pendekatan dialog, musyawarah, dan penyelesaian konflik secara damai.

Ketua Program Studi Sosiologi STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Endri Bagus Prastiyo, S.Sos., M.Si., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan mediasi sangat relevan dalam menunjang pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam memahami penyelesaian konflik sosial secara aplikatif.

“Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai penguatan praktik dari materi perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kesiapan dalam menghadapi persoalan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya, Minggu 17 Mei 2026.

Sementara itu, Sekretaris LBH Tuah Negeri Nusantara Kepri, Urip Hardiyanto, S.H., menyampaikan bahwa pelatihan yang digelar di kampus STISIPOL tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata LBH TNN Kepri dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dalam menyelesaikan persoalan sosial.

“Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya kami mendorong lahirnya mahasiswa yang mampu menghadirkan solusi melalui pendekatan damai dan musyawarah dalam menyelesaikan konflik di masyarakat,” ujarnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh praktisi hukum, M. Budi Sutrisno, S.H., C.CDS., C.CLE., yang membahas teknik mediasi dan penyelesaian sengketa secara non-litigasi. Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai tahapan mediasi, strategi negosiasi, hingga penerapan penyelesaian sengketa secara damai terhadap berbagai persoalan sosial.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori konflik dalam kajian sosiologi, tetapi juga mampu mengimplementasikan keterampilan mediasi sebagai sarana membangun dialog, meredam perselisihan, serta menciptakan solusi yang berorientasi pada perdamaian di tengah masyarakat.(Ki)