Zonakepri.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat tingginya antusiasme masyarakat terhadap program stimulus ekonomi berupa diskon tarif tiket kapal penumpang selama periode libur sekolah 2026.
Hingga dua pekan sejak program dimulai, sebanyak 214.205 tiket diskon telah terjual untuk berbagai rute yang dilayani PELNI.
Program diskon tarif tiket kapal PELNI berlaku untuk pembelian tiket sejak 6 Juni 2026 dengan periode keberangkatan mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026. Melalui program ini, masyarakat memperoleh potongan harga sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket kapal penumpang kelas ekonomi di seluruh trayek kapal penumpang yang dioperasikan PELNI.
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menilai respons positif masyarakat menjadi indikator bahwa kebijakan stimulus transportasi yang diberikan pemerintah berjalan efektif dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi laut.
“Dalam waktu dua pekan sejak penjualan dibuka, lebih dari 210 ribu tiket telah terjual. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi laut yang terjangkau sekaligus menjadi indikator bahwa program stimulus yang diberikan pemerintah dan dijalankan PELNI dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Ditto.
Berdasarkan data perusahaan, total proyeksi penumpang yang akan memperoleh manfaat dari program stimulus transportasi laut ini mencapai 693.690 penumpang. Sementara itu, hingga saat ini realisasi penjualan tiket untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 15 Agustus 2026 telah mencapai 239.214 penumpang dan diperkirakan akan terus bertambah seiring mendekatnya masa libur sekolah.
Untuk memudahkan masyarakat memahami skema diskon yang diberikan, Ditto menjelaskan bahwa potongan harga berlaku pada tarif dasar tiket dan tidak termasuk komponen asuransi maupun pas pelabuhan. Sebagai contoh, untuk perjalanan Surabaya – Makassar dengan tarif dasar sebesar Rp 309.000, penumpang memperoleh potongan sebesar Rp 92.700 atau 30 persen dari tarif dasar. Dengan demikian, harga tiket yang semula Rp 357.500 yang terdiri dari tarif dasar, pas pelabuhan, dan asuransi, menjadi Rp 264.800 setelah memperoleh diskon.
“Program ini memberikan penghematan yang cukup signifikan bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memanfaatkan masa libur sekolah untuk bepergian. Kami berharap kebijakan ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di berbagai daerah yang dilayani kapal PELNI,” tambah Ditto.
Ditto juga mengingatkan bahwa kuota tiket dengan tarif diskon bersifat terbatas dan akan mengikuti ketersediaan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pembelian tiket melalui kanal penjualan resmi, mengingat tingginya permintaan pada sejumlah rute favorit selama periode libur sekolah. Seluruh penumpang juga diharapkan menyiapkan dokumen perjalanan sesuai ketentuan dan datang lebih awal ke pelabuhan sebelum jadwal keberangkatan.
“Kami mengajak masyarakat untuk segera memesan tiket melalui seluruh channel penjualan resmi PELNI, baik melalui aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, Contact Center 162 maupun mitra penjualan resmi lainnya. Selain lebih aman dan mudah, pembelian melalui kanal resmi juga memastikan masyarakat memperoleh tarif sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Ditto.
Melalui program stimulus transportasi laut ini, PELNI berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau selama periode libur sekolah, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di Indonesia.
Tiket kapal PELNI dapat diperoleh di seluruh channel pembelian resmi, yaitu aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, Contact Center 162, Loket Cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, myBCA, Sukha by Livin’ Mandiri, BNI Agen46, BRImo, BRILink Agen, Gopay, OVO, MyTelkomsel, jaringan Indomaret dan OMI Mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, Easybook, VIA.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay dan Fastpay.
Sementara itu, Kepala PT Pelni Cabang Tanjungpinang Putra Kencana menyebutkan jumlah penumpang Kapal Pelni dengan pemberlakuan stimulus keberangkatan dari Serasan Natuna pada tanggal 20 Juni 2026 dan turun di Kijang sebanyak 946 jiwa. Sedangkan jumlah penumpang yang naik dari pelabuhan Kijang tujuan Blinyu hingga Tg.Priok Jakarta sebanyak 861 orang.
Penjualan tiket kapal Pelni untuk keberangkatan Km. Tidar tanggal 2 Juli 2026 telah terjual per hari ini 25 Juni 2026 sebanyak 1.446 tiket dan masih akan bertambah mengingat belum berakhirnya musim liburan sekolah.
Tentang Pelni
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 17 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak. (rul)











