Zonakepri.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang masih terus menyalurkan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.
Distribusi air bersih yang dilakukan sejak Januari 2026 lalu terus berlanjut hingga sekarang, mengingat kondisi cuaca panas berkepanjangan dan sangat minim curah hujan. Akibatnya, sumur sumur warga mengalami penyusutan air.
Kepala BPBD Kota Tanjungpinang Muhammad Yamin melalui Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Yeni mengatakan suply air bersih untuk warga dikoordinir Sekretaris BPBD Kota Tanjungpinang. Terhitung sejak 6 Februari 2026, distribusi air bersih untuk warga melibatkan BPBD Provinsi Kepri dan Dinas Sosial (Tagana) Kota Tanjungpinang. Mengingat ketersediaan tanki air BPBD Tanjungpinang terbatas. Sehingga butuh tambahan tanki air dari BPBD Kepri dan Dinsos Kota Tanjungpinang.
“Berdasarkan catatan, selama Maret 2026 terhitung mulai 4 Maret, 7 Maret, 10 Maret, 12 Maret, 19 Maret, 23 Maret hingga 25 Maret dilakukan 10 kali distribusi air bersih untuk warga. Dengan total air mencapai 44 Ton,”sebutnya, Jumat 27 Maret 2026.
Distribusi air bersih menyebar di Kecamatan Bukit Bestari,Tanjungpinang Timur. Meliputi kelurahan air raja, Tanjungpinang Timur, Batu IX, Kampung Bulang Sei Jang.
Distribusi air bersih sebelumnya, berdasarkan data, dalam kurun waktu selama lima hari mulai 6 Februari hingga 10 Februari 2026 telah disalurkan air bersih di 52 lokasi dengan jumlah air mencapai 312,9 ton.
Sedangkan pada Januari 2026 berlanjut hingga 5 Februari 2026, telah disalurkan air bersih sebanyak 98 Ton untuk 75 KK yang tersebar di 22 lokasi yang ada di kelurahan kelurahan di Kota Tanjungpinang. (rul)












