Zonakepri.com – Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, berlangsung lancar dan kondusif.
Dalam forum tersebut, ditetapkan tujuh skala usulan prioritas pembangunan yang akan diperjuangkan pada tahapan perencanaan berikutnya.
Dari seluruh usulan yang dibahas, pembangunan hotmix Jalan Raya Kelarik hingga Kelarik Utara sepanjang kurang lebih 10 kilometer ditetapkan sebagai Prioritas 1. Ruas jalan yang diusulkan meliputi jalur Simpang Kantor Camat hingga Simpang SMA Kelarik (SMAN 1 Bunguran Utara), dengan rencana penganggaran melalui APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun Anggaran 2027.
Camat Bunguran Utara, Mikrayatulhayat, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi penghubung menuju ibu kota kabupaten serta akses penghubung antar Desa.
“Jalan ini merupakan akses penghubung menuju kabupaten dan juga antar Desa. Dengan terbangunnya jalan sepanjang 10 kilometer ini, diharapkan aktivitas masyarakat semakin meningkat serta mampu mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat Kecamatan Bunguran Utara,” ujar Mikrayatulhayat, Kamis (29/01/2026).
Adapun hasil skala prioritas pembangunan Kecamatan Bunguran Utara yang telah disepakati dalam Musrenbang tersebut, meliputi:
1. Pembangunan hotmix Jalan Raya Kelarik – Kelarik Utara sepanjang 10 Km (Simpang Kantor Camat – Simpang SMA Kelarik Kecamatan Bunguran Utara).
2. Pengadaan lampu penerangan jalan umum.
3. Lanjutan pembangunan Masjid Darul Aman Kecamatan Bunguran Utara.
4. Lanjutan pembangunan Jalan H. Mansur (Dusun I RT 001–002 RW 001) Desa Kelarik Air Mali.
5. Pelebaran Jalan Pantura Mabai RT 003/RW 001 Desa Kelarik Utara.
6. Pengadaan lampu penerangan jalan Desa Gunung Durian.
7. Pembangunan jembatan Sungai Selahang RT 001/RW 002.
Ia berharap seluruh usulan prioritas tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah maupun provinsi agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Musrenbang Kecamatan Bunguran Utara menjadi wadah strategis dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskan arah pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. (Zubadri)






