Tanjungpinang

Prakiraan Cuaca Tanjungpinang-Bintan, BMKG : Potensi Banjir Rob Melanda Wilayah Pesisir

×

Prakiraan Cuaca Tanjungpinang-Bintan, BMKG : Potensi Banjir Rob Melanda Wilayah Pesisir

Sebarkan artikel ini

Zonakepri.com-Prakiraan cuaca di Kota Tanjungpinang-Bintan hingga saat ini masih dalam kondisi hujan dibawah normal atau sangat minim hujan sehingga menimbulkan kekeringan.

Selain cuaca curah hujan dibawah normal atau sangat minim hujan juga terjadi banjir akibat pasang air laut atau disebut banjir rob.

Prakirawan BMKG Bandara RHF Tanjungpinang Robbi A. Anugrah menyebutkan Infomasi Peringatan Dini Banjir Rob telah dikeluarkan oleh Direktorat Meteorologi Maritim BMKG dan Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam. Bahwa ada fenomena Fase Perigee pada tanggal 30 Januari 2026 dan Bulan Purnama pada tanggal 2 Februari 2026, berpotensi menyebabkan peningkatkan terhadap ketinggian air laut maksimum.

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Kota Tanjungpinang dan pesisir Kabupaten Bintan.

Untuk Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diperkirakan terjadi banjir rob pada 1-7 Februari 2026. Banjir rob melanda wilayah pesisir di Kecamatan Bintan Utara, Teluk Sebong, Bintan Timur dan sekitarnya. Sedangkan untuk wilayah Kota Tanjungpinang terjadi di pesisir Kecamatan Tanjungpinang Kota, Bukit Bestari, Tanjungpinang Barat dan sekitarnya.

Pantauan kondisi dinamika atmosfer terupdate dan prakiraan tidak terdapat adanya pola angin yang signifikan di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya, didukung dengan masih kuatnya tiupan angin dilapisan atas menyebabkan potensi pertumbuhan awan – awan konvektif penghasil hujan di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan menjadi berkurang. Secara umum kondisi cuaca di wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan diprakirakan dalam sepekan kedepan umumnya berawan hingga berawan tebal sepanjang hari.

“Imbauan kepada masyarakat agar selalu memantau dan update informasi cuaca resmi melalui aplikasi InfoBMKG, https://cuaca.bmkg.go.id/ dan Instagram BMKG Tanjungpinang, serta waspada terhadap potensi banjir pesisir yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir dan perikanan darat,”jelasnya, 3 Februari 2026. (rul)