Tanjungpinang

Profesi Beresiko Tinggi, Pemko Luncurkan Program KUSUKA Bagi Nelayan

×

Profesi Beresiko Tinggi, Pemko Luncurkan Program KUSUKA Bagi Nelayan

Sebarkan artikel ini
Walikota foto bersama jajaran nelayan di Tanjungsebauk Senggarang

Tanjungpinang,Zonakepri- Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP.,M.M, mengatakan, pemerintah akan terus berupaya untuk melakukan kebijakan-kebijakan yang berdampak positif salah satunya menyejahterakan nelayan.

Hal tersebut, disampaikan Rahma ketika menghadiri temu ramah bersama warga Tanjung Sebauk yang berprofesi sebagai nelayan, di rumah makan Pak Ngah, Sebauk, Senin malam (29/5/2023).

“Upaya yang dilakukan pemerintah yakni berupaya mengakomodir nelayan salah satunya dengan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA),” kata Rahma.

Menurut Rahma, KUSUKA merupakan kartu keanggotaan nelayan yang terdaftar serta dapat berfungsi seperti asuransi pelayanan kesehatan.

“Tentunya kepemilikan kartu ini menjadi suatu yang bermanfaat bagi nelayan, karena dapat membantu nelayan terhadap resiko pekerjaan hingga kematian,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Rahma, pemegang kartu KUSUKA juga akan mempermudah nelayan dalam berbagai hal misalnya berpeluang menerima layanan dan bantuan dari pemerintah.

“KUSUKA adalah identitas bagi nelayan bahwa yang bersangkutan memang sebagai pelaku usaha di bidang perikanan dan kelautan. Maka melalui identitas inilah nelayan berpeluang menerima bantuan dari pemerintah,” lanjutnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, KUSUKA juga sebagai syarat bagi nelayan untuk mendapatkan bantuan baik dari pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

“Pemerintah pusat hingga pemerintah daerah dapat memberikan bantuan sarana dan prasarana kepada nelayan yang terdaftar,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, bagi yang belum terdaftar di program KUSUKA, agar segera mendaftarkan data dirinya.

“Dikesempatan ini saya juga berharap kepada seluruh nelayan agar selalu menjaga keselamatan kerja. Karena nelayan adalah salah satu profesi yang beresiko tinggi,” tukasnya.(Dinas Kominfo)