Kepulauan Riau

Update Prakiraan Cuaca di Kepri : Waspada Kebakaran Lahan Hingga Hujan Petir dan Angin Kencang

×

Update Prakiraan Cuaca di Kepri : Waspada Kebakaran Lahan Hingga Hujan Petir dan Angin Kencang

Sebarkan artikel ini
Kantor BMKG RHF Tanjungpinang

Zonakepri.com-Kondisi cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang khususnya saat ini dilanda panas terik yang menyengat dalam beberapa hari terakhir.

Ahmad Kosasih, Kepala Stasiun Meteorologi RHF Tanjungpinang menyebutkan berdasarkan rilis dari BMKG Pusat, bahwa cuaca panas yang melanda berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir disebabkan oleh kombinasi gerak semu matahari dan pengaruh Monsun Australia. Kondisi ini diprakirakan masih akan berlanjut hingga akhir Oktober atau awal November 2025.

“Suhu maksimum tertinggi yang terukur di Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang mencapai 32,8°C pada tanggal 18 Oktober 2025,”sebutnya Minggu 19 Oktober 2025.

Faktor penyebab tingginya suhu udara saat ini merupakan pengaruh dari posisi Gerak semu matahari yang sedang berada di Selatan Ekuator pada bulan Oktober.

Cuaca panas di wilayah Kepulauan Riau yang saat ini perlu diwaspadai oleh masyakarat adalah adanya potensi munculnya hotspot/titik api pada lahan kering akibat suhu udara yang tinggi pada siang hari.

Sementara itu, Berdasarkan dinamika atmosfer pada bulan Oktober 2025 menunjukan kondisi global IOD yang diprediksi bernilai negatif yang dapat berpotensi mempengaruhi peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat, termasuk wilayah Kepri.

Madden-Julian Oscillation (MJO) pada tanggal 17 Oktober 2025 juga terpantau di fase 2 (Indian Ocean) yang mulai berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia. Secara spasial MJO yang terpantau aktif di sekitar wilayah Kepulauan Riau turut berpengaruh dalam peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut, termasuk wilayah Pulau Bintan.

Berdasarkan analisis regional dan lokal, diprakirakan masih terdapat adanya daerah belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepulauan Riau yang berkontribusi dan berpengaruh terhadap pertumbuhan awan – awan konvektif di sekitar wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Nilai suhu muka laut yang masih hangat dan anomali yang bernilai cenderung positif di sekitar Pulau Bintan juga mengindikasikan adanya pasokan uap air yang cukup, serta kelembapan udara di lapisan atmosfer yang diprediksi dalam kondisi yang basah sehingga dapat berkontribusi dalam mendukung proses pembentukan awan-awan hujan. Indeks labilitas atmosfer (SI, LI, dan KI) di wilayah Pulau Bintan hingga tiga hari kedepan diprakirakan berada dalam kondisi sedang yang memberikan dampak terhadap pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat menghasilkan hujan secara tiba-tiba (shower rain) yang dapat disertai petir/ kilat dan angin kencang/ microburst.

Selain itu, potensi hujan lokal yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Pulau Bintan akibat aktivitas konvektif masih perlu diwaspadai pada siang hari. Adanya pengaruh skala global, regional, dan lokal dalam tiga hari kedepan juga mempengaruhi kondisi cuaca di wilayah Pulau Bintan bahwa masih adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sesekali lebat yang dapat disertai petir/ kilat dan angin kencang pada sore menjelang malam, malam, dan dini hari.

Inilah Update prakiraan cuaca maritim untuk wilayah provinsi Kepulauan Riau berlaku hari Senin, 20 Oktober 2025 hingga Kamis, 23 Oktober 2025:

WARNING!!!

Waspada gelombang laut yang dalam mencapai ketinggian hingga 1.7 m (kategori sedang) di wilayah Perairan Kep. Anambas, Kep. Subi, dan Perairan Karimun pada Senin, 20 Oktober 2025.

Waspada gelombang laut yang dalam mencapai ketinggian hingga 1.8 m (kategori sedang) di wilayah Perairan Perairan Kep. Natuna, Kep. Anambas, dan Kep. Tambelan pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Waspada gelombang laut yang dalam mencapai ketinggian hingga 1.8 m (kategori sedang) di wilayah Perairan Perairan Kep. Natuna, Kep. Anambas, Kep. Subi, Kep. Tambelan, Kep. Bintan, dan Kep. Lingga pada Rabu, 22 Oktober 2025.

“Masyarakat Kota Tanjungpinang maupun Kabupaten Bintan dihimbau agar terus waspada terutama saat terjadi hujan ringan hingga lebat yang disertai petir/ kilat dan angin kencang, serta adanya potensi kebakaran hutan dan lahan sehingga terus memantau informasi terupdate perkembangan cuaca melalui aplikasi InfoBMKG atau dapat mengakses website https://www.cuaca.bmkg.go.id. (rul)