Zonakepri.com – Dedikasi guru ngaji dan marbut masjid dalam membina kehidupan keagamaan serta membentuk karakter masyarakat mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Natuna.
Bupati Natuna Cen Sui Lan memastikan, para guru ngaji dan marbut masjid akan mendapatkan apresiasi dalam bentuk bantuan sesuai kemampuan pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikan Cen Sui Lan saat menyerahkan bantuan sosial bagi lansia dan warga miskin ekstrem di Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Selasa (29/9/2026).
Bupati Cen mengatakan, guru ngaji, khususnya yang mengajar dari rumah ke rumah, memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Natuna.
Menurutnya, melalui ketekunan para guru ngaji, anak-anak dan generasi muda mendapatkan pendidikan agama yang turut membentuk pribadi yang beriman, bertakwa, dan memiliki moral yang baik.
“Kami pemerintah merasa berhutang budi pada guru-guru ngaji kita. Kami akan salurkan bantuan kepada mereka sesuai kemampuan yang kami bisa lakukan,” ungkapnya.
Perhatian serupa juga diberikan kepada marbut masjid. Cen menilai, para penjaga masjid memiliki peran penting dalam menjaga aktivitas keagamaan sekaligus memakmurkan masjid di tengah masyarakat.
“Kita juga tidak boleh lupa dengan jasa marbut masjid. Jarang sekali orang yang bersedia melakukan profesi mulia itu. Jasa beliau-beliau itu jelas nyata bagi daerah kita ini,” tegasnya.
Cen menegaskan, Pemkab Natuna akan terus berupaya memberikan perhatian kepada guru ngaji dan marbut masjid sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada masyarakat.
“Insya Allah tahun ini apresiasi yang berupa bantuan ini akan kita salurkan juga kepada guru-guru ngaji dan marbut masjid kita. Mudah-mudahan ke depan itu dapat kita tingkatkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Zubadri)












