Bintan

1000 RTLH Di Kepri Bakal Terima Bantuan Rp17,5 Juta Per Rumah

×

1000 RTLH Di Kepri Bakal Terima Bantuan Rp17,5 Juta Per Rumah

Sebarkan artikel ini
Anggota komisi V DPR RI Ansar Ahmad

Bintan,Zonakepri,– Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) wilayah Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad SE MM, mengatakan pihaknya terus memperjuangkan bantuan sosial dari pusat bagi masyarakat kurang mampu di Kepulauan Riau.

“Ditargetkan pada Oktober 2020, seluruh bantuan sosial sudah selesai disalurkan,”ujarnya Ansar Ahmad saat menggelar reses di Desa Kelong Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan, Minggu 8 Maret 2020.

Ansar mengaku telah berkoordinasi dengan Kementrian Sosial di Jakarta. Bantuan sosial akan dimulai disalurkan bulan depan (April). Insyaa Allah dan Oktober 2020 selesai.

Bantuan sosial yang diperjuangkan ke masyarakat Kepulauan Riau, kata Ansar, dalam bentuk empat program. Diantaranya Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

Dijelaskannya, untuk program BSPS ada 1000 rumah yang tidak layak huni di Provinsi Kepri akan mendapat bantuan. Seribu unit RTLH ini tersebar di Bintan sebanyak 712 unit, Kabupaten Lingga 93 unit dan Karimun sebanyak 210 dengan anggaran rehab per rumah senilai Rp 17,5 juta.

Untuk program KOTAKU, beberapa daerah yang akan mendapat bantuan diantaranya Kabupaten Bintan dua titik yang berlokasi di Bintan Timur dan Teluk Bintan, Natuna di wilayah Kecamatan Bunguran Timur serta Kabupaten Lingga di Daik Lingga dan Lingga Utara.

Sementara program PISEW di Kepri disebar di 10 titik yang meliputi Kabupaten Bintan sebanyak 7 titik yakni di kecamatan Seri Kuala Lobam, Teluk Sebong, Teluk Bintan, Gunung Kijang, Toapaya, Bintan Pesisir dan Mantang. Dan yang tiga titik lagi di Kabupaten Karimun yang akan dilaksanakan di Durai, Kundur dan Kundur Barat.

Selain ketiga program di atas, Ansar Ahmad juga memperjuangkan P3TGAI yang di Kepulauan Riau dipusatkan di Natuna, Anambas dan Lingga. “Karena ketiga daerah ini yang ada sarana irigasi yang perlu perhatian serius,” jelas Ansar.

Ansar berharap seluruh program tersebut nantinya berdaya multi guna dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kita perjuangkan semampu kita. Tapi sejauh ini pusat respek dengan apa yg kita perjuangkan untuk masyarakat Kepulauan Riau,” tutupnya.(red)