Zonakepri.com – Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna terus memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi potensi pelanggaran wilayah udara nasional.
Salah satunya melalui partisipasi dalam Latihan Penanganan Pasca Force Down Tahun Anggaran 2026 yang digelar secara virtual, Jumat (11/9/2026).
Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., diwakili Kepala Dinas Logistik Lanud RSA Kolonel Kal Julianto, S.T., M.I.Pol., bersama seluruh perwira staf mengikuti kegiatan video conference (vicon) dari Lanud RSA, Natuna.
Latihan Penanganan Pasca Force Down tersebut sebelumnya dilaksanakan di Lanud Hang Nadim, Batam, Kamis (10/9/2026), dan dibuka langsung oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo, S.I.P.
Force down merupakan tindakan memaksa pesawat yang melanggar wilayah udara untuk mendarat di lokasi yang telah ditentukan.
Dalam latihan tersebut, kemampuan intersepsi serta kesiapan seluruh unsur dalam menangani pesawat setelah dilakukan force down menjadi bagian penting yang diuji. Penanganan meliputi pengamanan, pemeriksaan pesawat dan pihak terkait di darat.
Setiap tahapan latihan dilaksanakan secara aman, tertib, cepat dan terukur sesuai ketentuan serta prosedur yang berlaku.
Selain itu, latihan juga menguji koordinasi antar unsur dalam menghadapi potensi pelanggaran wilayah udara nasional. Keterpaduan dan kesiapan seluruh unsur dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan setiap penanganan dapat dilakukan secara profesional.
Rangkaian kegiatan Latihan Penanganan Pasca Force Down Tahun Anggaran 2026 kemudian ditutup oleh Panglima Koopsudnas.
Keikutsertaan Lanud RSA Natuna dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan personel dan koordinasi dalam penanganan pasca force down.
Hal ini juga mencakup keterpaduan antara unsur TNI, kementerian, lembaga serta pihak terkait lainnya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah udara nasional. (Lanud RSA/ Zubadri)












