Natuna

Penerima Bantuan Pangan Pemerintah di Natuna Meningkat 23,67 Persen 

×

Penerima Bantuan Pangan Pemerintah di Natuna Meningkat 23,67 Persen 

Sebarkan artikel ini
Bupati Natuna menyerahkan bantuan pangan secara simbolis kepada warga (F-Diskominfo)

Zonakepri.com-Bupati Natuna Cen Sui Lan melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Bunguran Selatan dalam rangka launching penyaluran bantuan pangan pemerintah.

Pimpinan Cabang Bulog Ranai, Pencius Siburian, menjelaskan mekanisme penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah untuk alokasi Juli hingga September 2026, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September, setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.

Pencius juga menjelaskan bahwa pada periode Februari–Maret 2026, bantuan pangan diberikan dalam bentuk beras sebanyak 10 kilogram per bulan serta bantuan minyak goreng sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data penerima bantuan, jumlah PBP di Kabupaten Natuna sebelumnya tercatat sebanyak 7.321 penerima. Pada penyaluran kali ini, jumlah tersebut meningkat menjadi 9.054 PBP, atau bertambah sekitar 23,67 persen.

Peningkatan jumlah penerima tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah berharap berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan efektif sehingga ke depan jumlah masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat semakin berkurang.

Ia juga mengingatkan agar bantuan yang diterima masyarakat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Apabila ditemukan penyalahgunaan, termasuk bantuan yang dijual kembali, hal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Bupati: Data Semakin Baik, Bantuan Semakin Tepat Sasaran

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan bahwa bantuan pemerintah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bantuan pemerintah ini merupakan bukti nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Untuk bantuan kali ini, masyarakat mendapatkan beras sebanyak 30 kilogram untuk tiga bulan, atau 10 kilogram setiap bulannya,” ujar Bupati, Jumat 28 Agustus 2026.

Bupati menjelaskan bahwa meningkatnya jumlah penerima bantuan bukan berarti kondisi masyarakat semakin sulit. Perubahan tersebut merupakan hasil dari proses pendataan dan pemutakhiran data yang dilakukan pemerintah daerah bersama pemerintah kecamatan dan desa.

Beberapa bulan sebelumnya, Bupati Cen telah menginstruksikan kepada para camat dan kepala desa untuk melakukan pendataan ulang berdasarkan desil, sehingga bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Jangan sampai ada masyarakat yang benar-benar susah tetapi tidak mendapatkan bantuan, sementara masyarakat yang ekonominya lebih mampu justru mendapat bantuan. Karena itu, kita lakukan pendataan dan rekapitulasi kembali,” tegasnya.

Menurut Bupati, peningkatan jumlah penerima bantuan saat ini menunjukkan bahwa data masyarakat di Kabupaten Natuna semakin baik dan semakin akurat.

“Artinya, bukan masyarakat kita yang semakin susah, tetapi data kita yang semakin baik dan semakin sempurna, sehingga bantuan dapat diberikan lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Bupati menambahkan, pemutakhiran data akan terus dilakukan secara berkala. Masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan desil 2 akan mendapatkan prioritas dalam berbagai program pemerintah.

Termasuk di dalamnya kesempatan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2 untuk melanjutkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.

Bupati mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mendaftarkan anak-anak mereka melalui Dinas Sosial.

“Di Sekolah Rakyat, kebutuhan pendidikan anak akan dipenuhi oleh pemerintah, mulai dari seragam, sepatu, hingga pendidikan dan pembelajaran yang diberikan oleh guru-guru yang berkualitas,” katanya.

Bupati menegaskan, pemerintah tidak ingin masih ada anak-anak Natuna yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi orang tua.

“Kalau ada bapak dan ibu yang memiliki anak dan memenuhi kriteria tersebut, silakan mendaftarkan anaknya. Kalau perlu, datang langsung ke Kantor Bupati dan sampaikan kepada kami,” ajaknya.

Selain launching bantuan pangan, Bupati Cen dalam kunker  juga meninjau cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), bertempat di Puskesmas Bunguran Selatan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Natuna untuk memastikan program bantuan sosial pemerintah tersalurkan secara tepat sasaran, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan deteksi dini penyakit.

Dalam laporannya, Camat Bunguran Selatan, Marzuin, S.E., menyampaikan perkembangan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis di wilayah Kecamatan Bunguran Selatan.

Hingga Agustus 2026, pelaksanaan CKG telah menjangkau 1.813 orang dari total sasaran 3.562 orang, atau mencapai 50,9 persen. Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama jajaran Puskesmas, tenaga kesehatan, serta dukungan dan partisipasi masyarakat.

Meski demikian, capaian tersebut masih perlu ditingkatkan mengingat target yang ditetapkan hingga akhir tahun 2026 sebesar 80 persen. Untuk itu, berbagai strategi akan terus diperkuat, antara lain melalui peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, pendekatan langsung, penyediaan pelayanan yang mudah diakses, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah desa, kader kesehatan, Posyandu, dan lintas sektor.

Sementara itu, untuk pelaksanaan CKG Anak Sekolah, hingga saat ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap 617 anak dari total sasaran 732 anak, atau mencapai 84,29 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan CKG Anak Sekolah berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari pihak sekolah, guru, orang tua, serta masyarakat. Namun, masih terdapat 115 anak yang belum mendapatkan pemeriksaan sehingga diperlukan upaya lanjutan agar seluruh sasaran dapat memperoleh pelayanan kesehatan.

Dalam bidang kesehatan balita, pelaksanaan intervensi gizi telah mencakup 163 balita dari total sasaran 315 balita. Proses pelayanan penimbangan dan pemantauan pertumbuhan bayi dan balita masih terus berlangsung, sehingga pendataan dan identifikasi sasaran dilakukan secara bertahap. Camat Bunguran Selatan menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program kesehatan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Puskesmas, pemerintah desa, sekolah, guru, orang tua, kader kesehatan, Posyandu, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak terkait.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Natuna juga hadir bersama para dokter dan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi sekaligus pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Bupati mengajak masyarakat untuk tidak takut memeriksakan kesehatan dan memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis yang telah disediakan pemerintah.

“Jangan takut untuk memeriksakan kesehatan. Dengan pemeriksaan sejak dini, kita dapat mengetahui kondisi kesehatan lebih cepat. Kalau ada penyakit, bisa segera ditangani dan diobati,” pesannya.

Menurutnya, deteksi dini sangat penting agar masyarakat dapat segera memperoleh penanganan dan pengobatan yang tepat.

“Semakin cepat diketahui, semakin cepat pula kita dapat mencari solusi dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Jadi, tidak perlu takut untuk memeriksakan diri. Setiap penyakit ada penanganannya dan ada solusinya,” tambahnya.

Bupati juga menyerahkan bantuan pangan secara simbolis kepada penerima manfaat. Selain itu, Bupati turut membagikan masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap yang saat ini melanda wilayah Natuna.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan bantuan pemerintah tersalurkan secara tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, serta memperkuat perlindungan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Natuna.

Hadir dalam kegiatan diantaranya, anggota DPRD Kabupaten Natuna, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna dan masyarakat Penerima Manfaat. (Diskominfo)