Zonakepri.com – Suasana berbeda terlihat dalam pertemuan tiga anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Mustamin Bakri, Daeng Amhar dan Marzuki, bersama insan pers di Kabupaten Natuna.
Bukan dalam suasana rapat yang penuh formalitas, pertemuan kali ini berlangsung santai sambil menikmati sarapan dan secangkir kopi di Teh Talua Sarapan Pagi, Ranai, Kamis (13/8/2026).
Sejak pertemuan dimulai, suasana tampak cair. Senyum dan tawa sesekali terdengar di tengah obrolan ringan antara para wakil rakyat dengan wartawan.
Ngopi pagi tersebut menjadi ajang melepas suasana formal sekaligus mempererat tali silaturahmi. Sambil menikmati hidangan sarapan, berbagai cerita dan pengalaman dibagikan dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan.
Mustamin Bakri, Daeng Amhar dan Marzuki terlihat tak sungkan berbaur dengan para wartawan. Sesekali diselingi candaan, perbincangan pun mengalir dari hal-hal ringan hingga membahas perkembangan Kabupaten Natuna, aspirasi masyarakat dan berbagai persoalan pembangunan daerah.
Bagi Mustamin Bakri, suasana santai seperti ini justru membuat komunikasi menjadi lebih terbuka.
“Pertemuan seperti ini sangat baik untuk mempererat silaturahmi. Kita bisa ngobrol santai, saling bertukar informasi dan mendengar masukan dari teman-teman media,” ujar Mustamin.
Menurutnya, komunikasi tidak selalu harus dibangun melalui forum resmi. Pertemuan sederhana sambil menikmati kopi dan sarapan juga dapat menjadi ruang untuk saling bertukar pikiran.
“Kadang justru dalam suasana santai seperti ini banyak hal yang bisa kita bicarakan,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Daeng Amhar. Ia menilai kedekatan antara wakil rakyat dan insan pers penting untuk terus dijaga. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membuat informasi mengenai pembangunan dan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan lebih baik.
“Yang penting kita tetap komunikasi. Kalau sudah dekat begini, enak berdiskusi dan saling menyampaikan informasi,” ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Marzuki mengapresiasi suasana pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilakukan di waktu mendatang.
“Suasananya sangat menyenangkan. Kita bisa ngobrol, bercanda, sekaligus bertukar pikiran. Mudah-mudahan silaturahmi seperti ini terus berlanjut,” katanya.
Kehangatan semakin terasa ketika obrolan tidak lagi terpaku pada persoalan pemerintahan. Canda dan tawa sesekali mewarnai meja sarapan, membuat pertemuan terasa seperti sebuah pertemuan antarkawan lama.
Meski berlangsung santai, pertemuan tersebut tetap memiliki makna penting. Dari secangkir kopi dan obrolan ringan, terbangun komunikasi yang lebih dekat antara wakil rakyat dengan insan pers.
Pertemuan ini pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara DPRD Kepri dan media dalam mengawal pembangunan serta menyampaikan aspirasi masyarakat Natuna.
Sebab, terkadang membangun komunikasi yang kuat tidak harus dimulai dari ruang rapat. Bisa saja berawal dari meja sarapan, secangkir kopi, sedikit canda dan percakapan yang berlangsung tanpa sekat. (Zubadri)












