Zonakepri.com-Ketika melewati jalan raya di depan Pabrik PT Panca Rasa Pratama di Km 8 Tanjungpinang akan terlihat batako berjejer di jalan arah pintu masuk menuju pagar depan Pabrik.
Hal ini mengherankan bagi pengendara kendaraan yang melintas di kawasan itu.
Johanes, salah satu pekerja yang sedang menyusun batako di arah pintu masuk pabrik yang memproduksi beragam produk seperti teh Prendjak, cuka Prendjak, air mineral kemasan Ravel, mengatakan jalan yang dipasang batako akan dijadikan pagar permanen arah pintu masuk pabrik.
“Sebetulnya pembuatan pagar akan dikerjakan mulai semalam, tapi kondisi cuaca kurang memungkinkan. Jadi hari ini diletakkan dulu batako, besok akan mulai dilanjutkan pengerjaan pembangunan pagar permanen,”sebut Johanes Selasa 16 Desember 2025.
Menurutnya, tanah yang akan dibangun pagar permanen tersebut merupakan lahan milik Jodi. Sesuai dengan keputusan Inkrah dari Pengadilan Negeri Tanjungpinang tahun 2004 lalu.
“Pak Jodi sudah memberikan somasi sebanyak tiga kali kepada Pak Bandi untuk menyerahkan lahan yang memang milik Pak Jodi. Namun sejak 2004 hingga sekarang akhir tahun 2025 belum juga hak lahan milik pak Jodi diserahkan,”sebut Johanes.
Lebih jauh dikatakan Johanes, berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri Kota Tanjungpinang kala itu, Pak Bandi diminta untuk menyerahkan lahan milik Pak Jodi sesuai dengan surat tanah yang dimiliki Pak Jodi. Namun pihak Pengadilan Negeri meminta lahan seluas 6 meter kepada Pak Jodi untuk diserahkan kepada Pak Bandi agar dipergunakan sebagai jalan menuju pintu masuk. “Pak Jodi sudah menyerahkan lahan 6 meter untuk pintu masuk arah pabrik, namun ternyata lahan 6 meter tersebut tidak dipergunakan untuk jalan, melainkan untuk taman seperti yang terlihat saat ini,”ungkap Johanes.
Sejumlah petugas kepolisian maupun TNI turut berada di lokasi pemasangan batako di jalan menuju pintu masuk pabrik.
Salah satu petugas yang berjaga di lokasi mengatakan, aparat siap siaga untuk mengamankan kondisi di lokasi kejadian agar tidak terjadi gangguan kenyamanan dan ketertiban.
Infomasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Pak Bandi selaku pengusaha Teh Prendjak saat ini tidak berada di lokasi. Pengusaha tersebut akan datang di lokasi pabrik pada 24 Desember 2025. “Pak Bandi sedang tidak berada di tempat, diinfokan tiba pada 24 Desember 2025,”sebut petugas keamanan di lokasi. (rul)












