Tanjungpinang

Relokasi Pelaku UMKM di Kawasan Gurindam 12 Bukan Penggusuran

×

Relokasi Pelaku UMKM di Kawasan Gurindam 12 Bukan Penggusuran

Sebarkan artikel ini
Pelaku UMKM yang selama ini berjualan di kawasan Gurindam 12 tepi laut Tanjungpinang

Zonakepri.com–Persatuan Pedagang Kuliner Tepi Laut (PPKTL) minta agar para pedagang, dan pelaku UMKM yang berjualan di Taman Gurindam 12 tidak memaknai relokasi ke Melayu Square dan Anjung Cahaya sebagai bentuk penggusuran.

Terlebih alasan dan penyebab relokasi tersebut telah disampaikan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, S.H.

“Jangan terprovokasi oleh pernyataan oknum tertentu. Sosialisasi dilaksanakan secara langsung kepada pedagang. Kita semua juga telah menyepakati apa yang disampaikan Pak Wali,” kata Ketua PPKTL Ridwan, di kawasan Tepi Laut, Rabu (24/6).

Hal senada disampaikan oleh Gerakan Bersama Keadilan untuk Rakyat (GEBER) Kepri. Menurut Said Ahmad Syukri, Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang memiliki kepedulian untuk tetap membangun ekonomi kerakyatan di Tanjungpinang.

“Tidak ada yang digusur, tapi direlokasi ke tempat yang juga telah dibicarakan dan disepakati bersama pelaku UMKM. Pemerintah kota juga aspiratif, dengan sebelumnya membangun dialog. Tidak main angkut,” tutur Said Ahmad Syukri.

Said Ahmad Syukri juga menilai, tidak ada unsur kedekatan atau kepentingan dalam relokasi pedagang. Sebab, penempatan titik relokasi dilakukan melalui undian.

Sebagian pedagang dan pelaku UMKM yang akan direlokasi, terlihat terpengaruh oleh informasi tak bertanggung jawab dari oknum yang mengatasnamakan perwakilan pedagang. Menyikapi kondisi tersebut, Said mengajak pedagang untuk menghormati kesepakatan bersama yang telah disampaikan langsung ketika sosialisasi.

“Tidak ada kepentingan politik pemerintah dalam hal ini. Pelaku UMKM direlokasi selama proses penataan berlangsung, tidak main gusur. Mari hargai dengan tidak termakan provokasi pihak tertentu. Kami juga minta pemerintah bersikap tegas menindaklanjuti rencana relokasi,” ucapnya. (Diskominfo)