
Zonakepri.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) konsolidasi kembali bersama investor asal Cina terkait hilirisasi biji besi serta pengembangan kawasan industri, Selasa (16/9/2025) bertempat di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang.
Kehadiran investor asing tersebut dinilai dapat membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di wilayah Lingga, Anambas, dan Natuna.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan fasilitasi penuh agar rencana investasi tersebut dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, kerjasama antara investor Cina dengan mitra lokal harus sejalan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepri.
“Calon investor dari China dan partner lokalnya harus bisa berjalan bersama. Kalau ada masalah di lapangan, akan kita ikuti dan bantu selesaikan. Kita doakan semoga ini bisa terus berjalan,” ujar Ansar Ahmad.
Ansar menambahkan, selain hilirisasi biji besi dan baja, pembahasan juga mencakup pembangunan kawasan industri di wilayah Kepri.
Pemerintah provinsi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh investasi besar yang masuk, terutama di kabupaten-kabupaten yang membutuhkan pemicu pertumbuhan ekonomi baru.
“Khusus Lingga, Anambas, dan Natuna, jika ada investasi strategis seperti ini, kita akan fokus memfasilitasi supaya benar-benar bisa menjadi penggerak ekonomi di daerah,” tambahnya.(Ki)












