Tanjungpinang

Total Kasus Covid-19 di Tanjungpinang 290, Tambah 2 Kasus

×

Total Kasus Covid-19 di Tanjungpinang 290, Tambah 2 Kasus

Sebarkan artikel ini

Tanjungpinang,Zonakepri-Perkembangan COVID-19 di Kota Tanjungpinang per 27 September 2020, menunjukkan adanya penambahan sebanyak 2 kasus.

Walikota Tanjungpinang Rahma SIp menyebutkan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Tanjungpinang berjumlah 290  kasus pada 27 September 2020, bertambah 2 dari kasus sebelumnya 288 kasus.

Penambahan 2 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19, hari ini  merupakan warga Kota Tanjungpinang, hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan di RSUD RAT dan RSKI Galang.

Kedua pasien tersebut yakni kasus konfirmasi nomor 289, atas nama Tn.Fd, usia 57 tahun, beralamat di Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, bergejala. Pasien  mempunyai riwayat perjalanan dari Jakarta dan telah menjalani perawatan di RSUD RAT Tanjungpinang.

Pasien berikutnya nomor 290, atas nama Nn.WN, 32 tahun, beralamat di Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, bergejala.  Pasien mempunyai riwayat kontak erat dengan kasus nomor 273. Saat ini pasien dirawat di RSUD RAT.

Pasien Covid-19 di Kota Tanjungpinang terdiri dari kasus konfirmasi bergejala 79 orang, tanpa gejala 211 orang, kasus perjalanan (impor) 77 orang,  kasus konfirmasi kontak erat 198 orang, kasus tidak ada riwayat perjalanan atau kontak 15  orang.

Pasien Covid-19 Di Kota Tanjungpinang yang dirawat di rumah sakit  sebanyak 8 orang, karantina terpadu 3 orang, isolasi mandiri 13 orang, sembuh 259 orang, meninggal 7 orang.

Rahma menyebutkan Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang secara rutin melaksanakan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien konfirmasi, dan bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di BTKL PP Batam, RSKI Galang atau di RSUD RAT.

“Kami menghimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini,”sebutnya. (red)