Bintan,Zonakepri – Dalam mewujudkan jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan bebas narkoba,Apri Sujadi mengundang BNN Provinsi Kepri lakukan test urine secara mendadak kepada 150 Pegawai Pemkab Bintan, yang terdiri atas Pejabat Eselon II dan Eselon III , usai memimpin Rapat Koordinasi di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Senin ( 30/4).
Usai mendapatkan arahan , satu persatu pegawai dilakukan test urine oleh BNN Provinsi Kepri di ruangan khusus yang telah disediakan.
Bupati Bintan Apri Sujadi saat dijumpai usai mengikuti test urine mengatakan bahwa dirinya sengaja mengundang BNN Provinsi Kepri untuk melakukan test urine secara mendadak kepada para pegawai Pemkab Bintan dengan harapan agar para pegawai menyadari tentang tugas dan fungsi sebagai seorang aparatur negara yang salah satunya adalah bersih dari Narkotika.
” Tadi kita melakukan rapat koordinasi yang dihadiri oleh Pejabat Eselon II dan Eselon III Pemkab Bintan. BNN Provinsi Kepri memang saya undang secara khusus dan tidak diketahui oleh para pegawai yang hadir.
Apri menbahkan ini merupakan pemeriksaan urine yang ke 5 kali nya sejak saya menjabat.
“BNN Kepri memang kita minta untuk melakukan test urine dengan jadwal yang tak terduga, dan kita sampaikan kepada seluruh aparatur Pemkab Bintan untuk senantiasa selalu meningkatkan kualitas kinerja ” sebutnya
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kepri Richard menuturkan bahwa seluruh hasil test urine para pegawai akan dilaporkan ke Bupati Bintan. Dirinya juga mengapresiasi atas inisiatif Bupati Bintan dimana test urine dilakukan dalam rangka upaya pencegahan bahaya Narkotika kepada para pegawai Pemkab Bintan.
” Kita apresiasi atas komitmen Bapak Bupati yang ingin membersihkan pegawainya dari bahaya narkoba ” ujarnya
Sementara itu, Sekda Kabupaten Bintan Drs H Adi Prihantara MM menuturkan bahwa indikasi dalam upaya perbaikan, dimana salah satunya dengan mengingatkan kepada seluruh ASN Pemkab Bintan untuk tidak terlibat melakukan tindak pidana khusus, seperti Kasus Narkotika akan terus dilakukan.
” Kita akan selalu mengingatkan agar para pegawai untuk dapat menghindari bahaya Narkoba. Hari ini kita lakukan test urine, dengan harapan semua pegawai bisa menyadari bahwa pegawai yang terlibat Narkoba akan diberikan sanksi yang tegas sesuai dengan aturan yang berlaku ” tutupnya.***






