
Tanjungpinang,Zonakepri-Data perkembangan Covid-19 di Provinsi Kepri pada Rabu 8 April 2020, terdapat 1 pasien yang dinyatakan negatif Covid-19 meninggal akibat penyakit penyerta di Kota Batam.
Hal ini terlihat dari data perkembangan Covid-19 yang dilaporkan ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Kepri disampaikan juru bicara Tjetjep Yudiana bahwa jumlah pasien negatif Covid-19 yang meninggal akibat penyakit penyerta pada Selasa 7 April 2020 sebanyak 7 orang, pada Rabu 8 April 2020 menjadi 8 orang. Terdiri dari Kota Batam yang sebelumnya sebanyak 5 orang bertambah menjadi 6 orang, Tanjungpinang 1 orang dan Karimun 1 orang.
Sementara itu, jumlah Pasien yang dirawat dalam ruang isolasi di rumah sakit yang ditunjuk menangani pasien Covid-19 di Provinsi Kepri terdapat 39 orang. Jumlah ini naik dari sebelumnya Selasa 7 April 2020 sebanyak 36 orang. Tercatat di Kota Batam sebanyak 7 orang, Tanjungpinang 18 orang dari sehari sebelumnya 15 orang, Bintan 7 orang dari sehari sebelumnya 6 orang, Karimun 4 orang sebelumnya 5 orang, Anambas 1 orang dan Natuna 2 orang. Untuk Lingga masih nihil.
Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami peningkatan dari 133 orang pada 7 April menjadi 139 orang pada 8 April. Kenaikan juga terjadi pada jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebelumnya 2010 orang menjadi 2039 orang.
“Untuk jumlah pasien yang positif Covid-19 dan pasien reaktif jumlahnya masih sama dengan sebelumnya. Yakni positif Covid-19 uji PCR sebanyak 10 orang, 3 diantaranya sudah meninggal di Kota Batam, 2 pasien sembuh di Tanjungpinang dan Karimun. Jumlah pasien reaktif uji Rapid Test masih 13 orang,”sebut Tjetjep.
Pasien yang dinyatakan reaktif terdiri dari Kota Batam 4 orang meliputi Orang Tanpa Gejala (OTG) 1 orang, ODP sebanyak 2 orang dan PDP 1 orang. Tanjungpinang 8 orang meliputi OTG sebanyak 5 orang dan PDP 3 orang. Karimun 1 orang dengan status PDP. (red)






