Bintan

Bandara Udara Tambelan Diresmikan, Tanjungpinang-Tambelan Ditempuh 75 Menit

×

Bandara Udara Tambelan Diresmikan, Tanjungpinang-Tambelan Ditempuh 75 Menit

Sebarkan artikel ini
Peresmian bandara udara Tambelan Bintan

Bintan,Zonakepri-Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza meresmikan bandara udara Tambelan Kabupaten Bintan, Selasa 4 Agustus 2020.

Sebelum melakukan peresmian, rombongan pejabat yang menghadiri peresmian berada di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang selanjutnya rombongan diangkut pesawat Caravan C-208B/PK-BVN, milik PT. Asi Pudjiastuti Aviation (Susi Air) dari Bandara RHF Tanjungpinang menuju Bandara Tambelan.

Dalam kurun waktu 75 menit, rombongan telah sampai di Bandara Udara Tambelan. Dengan adanya penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Rute Tanjung Pinang – Tambelan PP maka jarak tempuh Tanjungpinang-Tambelan yang biasanya ditempuh kapal laut selama 20 jam setelah dibuka bandara udara Tambelan maka jarak tempuh cukup 75 menit saja.

Rombongan pejabat yang hadir dalam peresmian bandara udara Tambelan ini yakni Raja Ariza (Asissten I Pemprov Kepri), AKBP Bambang Sugihartono, SIK, MM (Kapolres Bintan), Letkol lek Agus Budi Purwoko (Kabagops TNI AU RHF Tanjungpinang),Kapten Inf Biziduhu Zebua (mewakili Dandim Bintan),Andy Hendra Suryaka (Kepala Kantor UPBU Kelas III Bandara Dabo Singkep), Agung Pracayanto (Kabid Angud Otoritas Bandar Udara II),Haposan Simanjuntak (Inspektur Bandar Udara II Medan),Tri Nusa Yudha (Kabid Pelayanan dan Penerbangan Dishub Provinsi Kepri),Eka Putri Yokanda (Perwakilan Maskapai Susi Air)
Briptu Vadhlam Abdurrahman (ADC Kapolres Bintan)

Sampainya di Bandar Udara Tambelan rombongan langsung melakukan pengecekan suhu tubuh dan pemberian hand sanitizer oleh tim kesehatan Puskesmas Tambelan, selanjutnya dilakukan tabur beras kuning oleh tokoh masyarakat dan tokoh adat serta pengalungan bunga kepada Raja Ariza dan AKBP Bambang Sugihartono, SIK, MM.

Peresmian bandara udara ditandai dengan pemotongan pita di apron bandara dihadiri
Andy Hendra Suryaka Kepala Kantor UPBU Kelas III Bandara Dabo Singkep, Agung Pracayanto Kabid Angud Otoritas Bandar Udara II,Haposan Simanjuntak (Inspektur Bandar Udara II Medan), Tri Nusa Yudha (Kabid Pelayanan dan Penerbangan Dishub Provinsi Kepri),Eka Putri Yokanda (Perwakilan Maskapai Susi Air), tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat Tambelan serta tamu undangan lainnya.

Andy Hendra Suryaka (Kepala Kantor UPBU Kelas III Bandara Dabo Singkep menyebutkan UPBU Kelas III membawahi 3 (tiga)Satuan Pelayanan Bandara Udara yaitu Bandar Udara Natuna, Bandar Udara Letung dan Bandar Udara Dabok, dan akan ditambah 1 (satu) lagi Satuan Pelayanan Bandar Udara yaitu Bandar Udara Tambelan yang diresmikan hari ini.

Harapannya, Pemerintah Pusat melalui Kemenhub apa yang dibangun bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak khusunya masyarakat di Tambelan.

Dipaparkannya, pembangunan Bandar Udara Tambelan dimulai dari tahun 2014 sampai dengan 2019..

“Adanya Bandar Udara di Tambelan diharapkan bisa menunjang pergerakan perekonomian Tambelan serta menambah kualitas SDA anak-anak Tambelan. Saat ini Avsec yang bekerja di Bandar Udara Tambelan merupakan putra-putri Tambelan yang telah berlisensi setara dengan Badara Udara RHF Tanjung Pinang,”ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Andy mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri, Kabupaten Bintan dan Kecamatan Tambelan yang telah membantu suksesnya pembangunan Bandar Udara Tambelan.

Sementara itu, Eka Putri Yokanda (dari maskapai Susi Air) menyatakan dari pihak maskapai Susi Air sangat senang dengan dibukanya penerbangan perintis untuk daerah Tambelan. “Semoga ini bermanfaat untuk masyarakat Tambelan,”sebutnya.

Raja Ariza (Asissten I Provinsi Kepri) saat meresmikan Penerbangan Perdana Subsidi Angkutan Udara Perintis Rute Tanjung Pinang – Tambelan PP menyampaikan salam dari Gubernur Kepri Isdianto yang tidak bisa hadir karena terpapar Covid-19 dan sedang melaksanakan isolasi mandiri.

Dalam sambutannya Raja Ariza menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yg telah membangun Bandar Udara Tambelan, dimana dengan adanya Bandar Udara Tambelan ini dapat mempersingkat waktu kita untuk ke Kecamatan Tambelan, dimana dulu waktu yang diperlukan untuk ke Kecamatan Tambelan yaitu -+ 20 jam perjalanan laut saat ini bisa kita tempuh dengan waktu 75 menit perjalanan udara.

“Semoga ini berdampak positif bagi perkembangan ekonomi dan UKM,”harapnya.

Camat Tambelan Drs Hasan Basri Tambelan menyampaikan apresisi yang tinggi terhadap Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kabupaten Bintan yang telah mewujudkan adanya bandara di Kecamatan Tambelan.