
Tanjungpinang,Zonakepri-Penataan pedagang kuliner di Kota Tanjungpinang telah dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan perekonomian sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam kurun waktu Desember 2023 hingga Januari 2024, telah ada tiga kawasan kuliner yang tercatat baru diresmikan setelah dilakukan revitalisasi maupun kawasan kuliner baru.
Ketiga kawasan yang baru saja diresmikan tersebut yakni Akau Potong Lembu, Street Food Bintan Center dan kawasan anjung Cahaya di Tepi Laut Tanjungpinang.
Pj Walikota Tanjungpinang Hasan mengatakan, pedagang kuliner di Kota Tanjungpinang telah tertata rapi dan menempati kawasan kuliner yang mapan dan strategis yang diharapkan menarik untuk dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.
Salah satu pesan Pj Wako Hasan saat meresmikan kawasan kuliner Anjung Cahaya yakni pedagang mencantumkan harga makanan dan minuman di stan jualan atau buku menu makanan. “Kadang harga makanan menjadi persoalan bagi pembeli. Oleh karenanya pedagang mesti mencantumkan harga untuk makanan dan minuman yang dijual,”sebutnya pada 27 Januari 2024.
Ketiga kawasan kuliner yang telah diresmikan tersebut, Hasan berharap memberikan kontribusi untuk PAD Tanjungpinang.
“Kawasan kuliner yang telah diresmikan, diserahkan kepada BUMD Tanjungpinang untuk mengelola,”terang Hasan.
Menanggapi adanya PAD di kawasan kuliner tersebut, Direktur BUMD PT Tanjungpinang Makmur Bersama Guntoro menyebutkan saat ini diupayakan agar kawasan kuliner yang ada di kota Tanjungpinang mampu memberikan kontribusi terhadap PAD Tanjungpinang. “Untuk tahun 2024 diupayakan untuk berkontribusi ratusan juta untuk PAD, sedangkan tahun berikutnya bertambah miliaran. Dengan syarat, pedagang membayar sewa dengan taat dan tidak menunggak,”ujarnya. (rul)












