
Zonakepri.com –Pencarian dihari ketiga satu korban insiden kapal tenggelam dilakukan secara intensif oleh Tim sar gabungan,SRU I dari Pos AL Moro dan Polsek Moro melakukan pencarian di permukaan, sementara SRU II dari Polair TBK menyisir area Pantai Pulau Belukar dan Sugi Bawah.
Upaya pencarian satu korban hilang insiden kapal tenggelam KLM Green 6 akhirnya membuahkan hasil.
Pada pukul 12.30 WIB, penyelaman di bangkai kapal dilakukan oleh masyarakat bersama Tim SAR Gabungan. Hanya berselang 20 menit, pada pukul 12.50 WIB, korban atas nama Andika Franata Panjaitan berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 0° 50.064′ N 103° 38.257′ E. Korban selanjutnya di evakuasi menuju ke rumah duka.
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, S.A.P., M.Si., menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Andika Franata Panjaitan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Fazzli,pada Senin (27/10)
Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 13.30 WIB setelah Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih
Insiden bermula pada Sabtu, 25 Oktober 2025, pukul 09.00 WIB, saat KLM Green 6 kandas dan mengalami kebocoran. Nakhoda kapal segera meminta bantuan, dan KM Melci 88/GT.29 datang untuk mengevakuasi ABK. Namun, derasnya air laut yang masuk menyebabkan kapal tenggelam dengan cepat. Dalam proses evakuasi tersebut, Andika Franata Panjaitan dilaporkan hilang.(humas Basarnas TPI)
Editor : Zulfikar












