
Tanjungpinang,Zonakepri-Direktur BUMD Tanjungpinang dibawah naungan PT Tanjungpinang Makmur Bersama Irwandy menyatakan pedagang ikan akan direlokasi ke gedung pasar Baru 2 Tanjungpinang.
Sementara itu, bangunan lama yang lantainya roboh akan ditutup sementara. “Mudah mudahan besok, Selasa 22 Februari 2022 para pedagang sudah bisa berjualan di tempat baru,”ujarnya Senin 21 Februari 2022.
Hasil pantauan terhadap lantai yang roboh tersebut, Irwandy mengaku tidak ada besi dalam cor cor an di lantai pasar pada bagian yang roboh. “Semestinya ada pengait besi pada cor cor an sehingga tidak ambruk, melainkan masih menggantung. Namun ternyata tidak ada besi. Sehingga lantai roboh,” imbuhnya.
Menurut Irwandy, keluhan kondisi pasar ikan yang telah berusia sekitar 30 tahun tersebut sudah disampaikan kepada Disperindag Tanjungpinang. Sesuai arahan dari Walikota agar BUMD berkoordinasi dengan Disperindag terkait pemeliharaan pasar. Namun, dampak Covid-19 mengakibatkan kondisi perekonomian melemah dan anggaran dilakukan refocusing. Sehingga jawaban dari Disperindag belum bisa membantu untuk pemeliharaan pasar.
Sementara itu, BUMD Tanjungpinang saat ini juga dalam kondisi keuangan yang menurun dampak turunnya dana bagi hasil dari Pelindo yang sebelumnya mencapai Rp300 hingga Rp400 juta sebelum Covid-19, saat ini hanya menerima bagi hasil Rp60 juta saja. Selain itu, Juga tidak ada penyertaan modal dari Pemko Tanjungpinang untuk BUMD Tanjungpinang, sejak jajaran direksi BUMD Tanjungpinang dilantik pada 27 September 2019 lalu hingga sekarang. (rul)









