Zona Kepri

Undi Stan Jualan Di Pasar Baru Tanjungpinang, Pedagang Terkejut Dipungut Rp5.500.000

×

Undi Stan Jualan Di Pasar Baru Tanjungpinang, Pedagang Terkejut Dipungut Rp5.500.000

Sebarkan artikel ini
Undian stan jualan bagi pedagang untuk menempati pasar baru Tanjungpinang

Tanjungpinang,Zonakepri-BUMD Kota Tanjungpinang melakukan pengundian stan jualan di Pasar Baru Tanjungpinang yang saat ini telah diberi nama Pasar Encik Puan Perak, Minggu 21 Januari 2024.

Pengundian lapak jualan bagi pedagang tersebut bertempat di lantai 3 Pasar Encik Puan Perak I Blok A dimulai sekitar pukul 14.00 Wib dihadiri direktur BUMD PT Tanjungpinang Makmur Bersama Guntoro bersama staf.

Kesibukan pengundian terlihat dari staf BUMD yang membuat kupon undian bagi pedagang. Sedangkan puluhan pedagang berkerumun di lantai 3 menunggu dengan resah dan khawatir mendapatkan stan jualan yang tidak strategis.

“Untuk pedagang yang berjualan baju dilakukan undian stan jualan. Sedangkan bagi penjual emas dan sepatu telah ditentukan berdekatan dengan tangga dari lantai 2 menuju lantai 3,”sebut Latifa pedagang baju.

Latifa berharap mendapat stan jualan baju yang strategis, mudah dijangkau dan dilihat pembeli. “Kalau bisa pedagang yang saat ini hadir, telah daftar, membayar uang sewa mendapat stan yang strategis. Bukannya stan yang jauh terlihat dari pembeli. Seperti stan dibelakang itu jauh dari tangga,” sebutnya sambil menunjuk stan deretan belakang dan jauh dari tangga.

Jali, yang berusaha permak baju dan telah berjualan di Pasar KUD selama bertahun tahun dan direlokasi di Pasar Puan Ramah di Batu 7 Tanjungpinang mengeluhkan adanya biaya penempatan Rp5.500.000.

“Saya sudah mengantongi surat penempatan (SP) untuk di pasar baru saat direnovasi. Namun ketika hendak menempati pasar baru ini, ternyata masih dipungut uang Rp5.500.000,”keluhnya.

Meski bisa diangsur selama tiga kali, Namun Jali mengaku merasa berat dan terkejut adanya biaya untuk menempati stan jualan di Pasar Baru ini. “Saya akhirnya bayar Rp1.100.000 agar bisa jualan di pasar baru,”ungkapnya.

Sementara itu, Suwido yang telah membayar lunas biaya Rp5.500.000 merasa lega bisa berjualan di pasar baru Tanjungpinang dan menempati lantai 1. “Saya telah membayar lunas biaya untuk menempati kios di pasar baru lantai 1,”sebutnya.

Direktur BUMD PT Tanjungpinang Makmur Bersama Guntoro ketika dikonfirmasi saat pengundian stan jualan di lantai 3 mengaku sedang sibuk dan pening menghadapi  pedagang saat pengundian ini. “Nanti ya, masih pening,”ujarnya.

Pasar baru Tanjungpinang yang diberi nama Pasar Encik Puan Perak yang telah direvitalisasi akibat runtuhnya pasar ikan di Pelantar KUD beberapa waktu lalu saat ini memiliki tiga gedung. Khusus gedung I Blok A berlantai 3. Untuk lantai 1 ada beberapa kios, lantai 2 tersedia lapak jualan bagi penjual sayur sayuran. Sedangkan lantai 3 diperuntukkan bagi penjual emas, sepatu dan baju.  (rul)