Zona Kepri

Ramadhan 2024, Harga Sayur Anjlog Namun Daging Sapi Melonjak Rp170 Ribu Per Kg

×

Ramadhan 2024, Harga Sayur Anjlog Namun Daging Sapi Melonjak Rp170 Ribu Per Kg

Sebarkan artikel ini
Harga timun anjlog menjadi Rp4 ribu per kg saat ini

Tanjungpinang,Zonakepri-Memasuki Ramadhan ke-9, Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional mengalami penurunan dan kenaikan.

Untuk harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan diantaranya cabai merah keriting yang sebelumnya sempat Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kg turun menjadi Rp68 ribu per kg.

Harga sayur malah turun drastis pada saat cuaca di Kota Tanjungpinang panas terik matahari mulai awal ramadhan hingga saat ini.

Beberapa jenis sayur yang mengalami penurunan harga meliputi sayur Bayam Rp10 ribu per kg, Kangkung Rp5000 per kg, Pare yang sebelumnya bertahan pada harga Rp18 ribu per kg menjadi Rp7 ribu per kg. Bahkan harga timun yang sebelumnya Rp12 ribu menjadi Rp4 ribu per kg.

“Harga Timun murah saja, silahkan dipilih. Rp 4 ribu per kg,”ujar Hatmini pedagang sayur di Gerai Pangan di Jalan Hang Lekir km 9 Tanjungpinang, Rabu 20 Maret 2024.

Sementara itu, Ibu Tobing  penjual bawang merah asal Jawa menyebutkan untuk saat ini harga bawang merah dan bawang putih sama Rp40 ribu per kg. Sedangkan harga bawang merah impor Rp30 ribu per kg. Untuk harga tomat juga turun dari sebelumnya Rp28 ribu per kg menjadi Rp22 ribu per kg. “Harga bawang putih memang naik sekarang,”sebut Bu Tobing yang menerangkan harga bawang putih Rp34 ribu per kg  sebelumnya.

Namun, harga daging sapi segar di Pasar Bintan Center kota Tanjungpinang mengalami kenaikan dari saat awal Ramadhan Rp150 ribu per kg naik menjadi Rp170 ribu per kg pada Ramadhan hari ke-9. “Harga Daging beku Rp120 ribu per kg, harga daging sapi segar Rp170 ribu per kg,”terang Thamrin.

Sedangkan harga daging ayam potong memiliki kisaran harga Rp40 ribu per kg hingga Rp43 ribu per kg.

Menyikapi tingginya harga cabai merah di pasaran beberapa hari sebelumnya, Pj Wako Hasan mengatakan akan mendatangkan cabai dari luar daerah.

Menurutnya, Pemko melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) juga akan mengupayakan panen Kelompok Tani yanga da di Tanjungpinang. (rul)