
Zonakepri.com – Sejumlah satuan militer melaksanakan Uji Siap Tempur (UST) Terintegrasi selama lima hari di wilayah Kabupaten Natuna.
Kegiatan ini menjadi tahap akhir persiapan Batalyon Komposit 1/Gardapati sebelum mengikuti latihan Antar Pencabangan (Ancab) yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November mendatang.
“Latihan ini adalah tahap akhir sebelum mereka turun dalam latihan antar kecabangan (Ancab) bulan depan, dan kami ingin menguji kesiapan tempur satuan secara nyata dan terintegrasi,” kata Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Pangdam XIX/TT, mewakili Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan, Rabu (29/10/2025).
Selama lima hari penuh, hampir seribu prajurit, tepatnya 968 personel TNI AD, dikerahkan di berbagai titik Desa Air Lengit, Sebadai Ulu, Kelarik, Batubi, dan Teluk Buton.
Di situlah, berbagai kecabangan TNI AD berbaur dalam satu komando, infanteri, artileri medan (Armed), artileri pertahanan udara (Arhanud), zeni tempur, hingga unsur pendukung logistik.
Pelaksanaan latihan juga didukung dengan pengamanan yang ketat di seluruh area latihan.
Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, menyampaikan bahwa pelaksanaan penembakan berjalan aman dan lancar. Meski menggunakan amunisi dengan daya ledak tinggi, seluruh prosedur keselamatan telah disusun dan dijalankan secara matang.
“Rencana pengamanan telah kami siapkan secara menyeluruh, termasuk penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) dan Notice to Mariners untuk menginformasikan pembatasan sementara terhadap lalu lintas udara dan laut di sekitar area latihan. Hal ini untuk memastikan keselamatan masyarakat dan pengguna laut di wilayah sekitar,” ujar Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo.
Sebagai bentuk kepedulian, penyelenggara juga melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat yang terdampak pembatasan melaut selama latihan berlangsung.
“Penembakan dengan munisi tajam hanya dilakukan hari ini. Mulai besok, aktivitas masyarakat diharapkan dapat kembali normal. Latihan ini bertujuan memperkuat pertahanan dan memastikan kesiapan tempur satuan-satuan kami. Seluruh prosedur keselamatan dijalankan dengan ketat agar kegiatan berlangsung aman,” tegasnya.
Hadir dalam peninjauan kegiatan tersebut, Dankodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan, Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, Ir Kodiklatad Mayjen TNI Choirul Anam, Danrem 033/WP Brigjen TNI Bambang Herqutanto, M.Han, Dirlat Kodiklatad Brigjen TNI Elkines Villando D.K., M.A.P., Pabanopslat Sdirklat Kodiklatad Brigjen TNI Polsan Situmorang, M.KP, Pabansismetlat Sdirlat Kodiklatad Kolonel Inf I Wayan Sandy Susila, S.E., M.Si, serta sejumlah pejabat jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai lainnya.
(Zubadri)






