
Zonakepri.com-Ansar- Nyanyang menggelar kampanye di lapangan bola kaki hutan lindung, Kecamatan Bukit Bestari, kota Tanjungpinang, Kamis sore (10/10/2024).
Paslon nomor urut 1 disambut dengan kompang, kampanye tersebut dihadiri +-500 orang dan tampak juga perwakilan partai pengusung hadir.
Salah satu tokoh masyarakat hutan lindung H. Suranto mengatakan “Semoga pak Ansar bisa untuk tetap menjadi gubernur kita semua, untuk itu jangan lupa 27 November 2024 coblos nomor urut 1 bapak Ansar Ahmad dan nyanyang haris Pratamura agar segala program yang kita rasakan hari ini dapat terus dilanjutkan ” pungkasnya
Ia juga melantunkan pantun khas Paslon nomor urut 1 “burung kenek kenek diatas batu, pesan kakek nenek coblos nomor urut satu” disambut teriakan antusias dan acungan tangan kode nomor urut satu dari warga yang hadir.
Ansar, bapak ibu saya menjadi gubernur Kepri ini hanya sekitar 3 tahun 8 bulan,oleh karena adanya aturan terkait pilkada serentak, sehingga hanya 3 tahun 8 bulan saya mengurus Kepri ni bapak ibu. Dan selama 3 tahun 8 bulan itu bapak ibu kita sudah menjalankan berbagai program, seperti penyediaan listrik 24 jam dipulau pulau, tingkat elektrifikasi Kepri ini saat ini sudah 97% lebih artinya tinggal sedikit lagi untuk dapat seluruh masyarakat Kepri dapat merasakan aliran listrik 24 jam.
Saat ini sudah 3 tahun kami menjalankan program BPJS ketenagakerjaan untuk nelayan, ada sekitar 32000 rumah tangga nelayan yang terbantu melalui program tersebut, itu semua dari APBD provinsi bapak ibu, nanti selanjutnya kita perlu perhatikan juga masyarakat dengan pekerjaan rentan lainnya, seperti tukang ojek, tukang parkir, supir angkot, supir truk, dan buruh angkut, ini perlu kita perhatikan Karena pekerjaan pekerjaan itu tadi pekerjaan beresiko bapak ibu, untuk pekerjaan pekerjaan tadi bapak ibu nanti kita akan bekerjasama dengan walikota dan bupati agar bisa juga pemkab pemko mengcover profesi tadi terkait BPJS ketenagakerjaan nya, karena untuk nelayan sudah provinsi yang tangani, jadi pemko dan pemkab tinggal yang lainnya”(*)












