Tanjungpinang

TBM Menur 47 Tanjungpinang Gelar Pekan Membaca dan Lapak Buku di Jalan Bandara

×

TBM Menur 47 Tanjungpinang Gelar Pekan Membaca dan Lapak Buku di Jalan Bandara

Sebarkan artikel ini
Beberapa warga sedang membaca buku di tugu kapal Jalan Bandara

Zonakepri.com – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Menur 47 menggelar kegiatan Pekan Membaca dan Lapak Buku pada Sabtu (18/04/2026) di Jalan Bandara, Tugu Kapal Ganet, Tanjungpinang.

Ketua TBM Menur 47, Nadia Faradila, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya di Tanjungpinang yang dikenal memiliki sejarah kuat dalam dunia sastra, namun saat ini mengalami penurunan minat literasi.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan minat baca masyarakat, memperluas akses bahan bacaan, serta menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat. Kami juga ingin menjadikannya sebagai ruang edukatif yang menyenangkan untuk semua kalangan,” ujarnya.

Selain menghadirkan lapak buku, TBM Menur 47 juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan edukatif lainnya seperti diskusi literasi, bedah buku, hingga workshop kepenulisan cerpen yang ditujukan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan peserta.

“Selain lapak buku, kami juga ada diskusi literasi, bedah buku, dan workshop kepenulisan cerpen untuk menambah pengetahuan serta keterampilan peserta,” jelasnya.

Nadia mengakui bahwa antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut masih tergolong rendah, terlihat dari jumlah pengunjung yang hadir. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat pihaknya dalam menggerakkan literasi di masyarakat.

“Memang antusiasme masih rendah, tapi ini tidak mengurangi semangat kami. Kehadiran beberapa pengunjung menunjukkan bahwa minat baca masih ada dan perlu terus dikembangkan,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat baca masyarakat karena adanya akses buku yang lebih mudah serta suasana kegiatan yang dibuat lebih menarik.

“Dengan adanya akses buku yang lebih mudah dan kegiatan yang menarik, masyarakat jadi lebih tertarik untuk membaca dan mengenal berbagai jenis bacaan,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap kegiatan literasi seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk sekolah dan komunitas, serta mendapat dukungan dari pemerintah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan dan mendapat dukungan lebih luas, agar manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak masyarakat,” pungkasnya. (Ki)