Zonakepri.com – Memasuki masa libur sekolah tahun 2025, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Kepulauan Riau tetap menjalankan aktivitas pelayanan meski tidak lagi menyalurkan makanan ke sekolah-sekolah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang menyebutkan bahwa operasional SPPG tetap berjalan dengan menyasar kelompok penerima lainnya.
Menurut Nyanyang, meskipun kegiatan belajar mengajar di sekolah sedang libur, pelayanan gizi tidak sepenuhnya dihentikan.
Program tetap diarahkan kepada sasaran lain seperti ibu hamil serta anak-anak usia Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), menyesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan di masing-masing wilayah.
“Tetap dilanjutkan. Seperti kegiatan untuk ibu-ibu hamil dan PAUD juga masih berjalan,” ujarnya.
Nyanyang menyebut, mengenai pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dilaksanakan tergantung permintaan sekolah.
“Kalau sekolah tergantung permintaan,” tambah Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau itu.
Mengrnai MBG lebih lanjut ia menjelaskan, penyaluran makanan bergizi hanya dilakukan apabila terdapat permintaan resmi atau kegiatan yang berlangsung di sekolah maupun lembaga terkait. Jika tidak ada aktivitas, maka distribusi tidak dilakukan.
“Kalau tidak ada permintaan, ya tidak dikirim. Tapi kalau ada kegiatan sekolah, masih diperbolehkan melaksanakan program makan bergizi di daerah masing-masing,” pungkasnya.(Ki)
Editor : Andri












