
Tanjungpinang,Zonakepri-Gerakan Pengan Murah (GPM) yang digelar Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Pemko Tanjungpinang di Gerai Pangan Di Jalan Hang Lekir Tanjungpinang diserbu warga, Minggu 19 Mei 2024.
Sesuai jadual, Gerakan Pangan Murah semula akan dibuka pukul 07.30 Wib, ternyata pukul 06.30 Wib masyarakat sudah antri berdesak desakan untuk berbelanja.
Salah satu stan yang menjual minyak goreng (migor) KITA dengan harga Rp12.500 per liter menjadi sasaran warga berbelanja. “100 Duz minyak goreng ludes dalam waktu hanya 20 menit,”sebut Diki yang berjualan di stan Sari Mart. Untuk 1 duz migor berisi 12 kantong migor yang berukuran 1 liter.
Menurutnya, harga minyak goreng KITA memang dijual murah mengingat disubsidi oleh pemerintah. Selain minyak goreng juga tepung terigu merk Tulip juga dijual murah Rp7.500 per kg, juga disubsidi.
Sekitar pukul 10.00Wib, stan Sari Mart hanya tersisa barang jualan diantaranya sarden kaleng, Indomie serta susu kental manis kaleng saja.
Sementara itu, stan toko Adil yang menjual beras premium, kedelai juga diserbu warga untuk berbelanja. Beras Cap Gajah Merah dijual dengan harga Rp74 ribu per 5 kg juga habis terjual. Demikian juga beras cap Minang Rasa dijual dengan harga Rp69 ribu per 5 kg juga ludes terjual.
Selain kedua jenis beras tersebut, beras cap anak koki dijual Rp64 ribu per kg juga habis terjual. Bahkan stan yang menjual telur nomor 3 dengan harga sepapan Rp50 ribu juga ludes terjual. Untuk beras SPHP dijual Rp58 ribu per 5 kg.
Sejumlah warga yang berbelanja dan datang di lokasi menjelang siang tidak lagi menemukan yang dicari, karena sudah habis.
“Sebetulnya mau berbelanja minyak goreng, ternyata sudah habis,”sebut Nina warga yang tinggal di Km 15 Tanjungpinang.
Harga beras di pasaran saat ini, untuk Cap Gajah Merah di swalayan mencapai Rp80 ribu per kg, harga Beras SPHP ukuran 5 kg Rp61.500. Sementara itu, minyak goreng mencapai harga sekitar Rp15 ribu per liter. (rul)












