
Zonakepri.com – Dua korban lakalantas yang terjadi pulau Dompak Kota Tanjungpinang pada, Minggu (6/7/2025) pagi menyebabkan keduanya meningal dunia.
Kedua korban lakalantas ini meninggal dunia di tempat usai menabrak beton di Jalan Raja Haji Muhammad Tahir, tepatnya di bundaran sirkuit non-permanen Dompak, Tanjungpinang.
Kedua korban lakalantas ini sempat tidak diketahui identitasnya. Hal tersebut terjadi dikarenakan kedua korban tidak membawa identitas apapun saat lakalantas tersebut terjadi.
Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib Kota Tanjungpinang melalui Kabid Pelayanan Medis, Dr. Darius Zuliswan menyebutkan pihak kepolisian telah datang dan mengambil sidik jari kedua korban.
“Tadi Kepolisian telah datang dan mengambil sidik jari untuk ditelurusi siapa identitas korban lakalantas ini,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.
Setelah dilakukannya penelusuran, akhirnya aparat kepolisian mengetahui kedua identitas korban ini.
Kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX berwarna merah dengan nomor polisi BP 4529 GO.
Melalui Anggota Unit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Brigadir Chrystoper menyebut kedua korban berinisial AR (30) sebagai pengendara dan HI (36) sebagai penumpang.
“Mereka berdua merupakan warga kabupaten Deli serdang provinsi Sumatera Utara,” sebutnya saat dikonfirmasi, Minggu 6 Juli 2025.
Brigadir Chrystoper pun mengungkapkan penumpang dari kendaraan itu bekerja di PT BAI yang terletak di Kabupaten Bintan.
Sedangkan sang pengendara diketahui bekerja di kapal yang berlokasi di kijang.
“Penumpang tinggal di Wacopek sedangkan pengendara tinggal di kapal,” lanjutnya.
Tidak sampai situ, Christopher turut menjelaskan bahwasanya AR (30) ialah yang menggunakan pakaian bewarna hitam. Sedangkan HI (36) pria yang menggunakan pakaian bewarna putih.
Terkait penyebab keduanya meninggal dunia, pria berpangkat Brigadir ini menyebut AR meninggal dunia diakibatkan benturan keras ke arah beton.
HI yang sebagai penumpang diketahui meninggal dunia dikarenakan terdapat beberapa luka dalam yang salah satunya tulang rusuknya alami patah.
“Kedua korban langsung dimakamkan pada malam hari ini di km.20 dan sudah koordinasi dengan keluarganya,” pungkasnya. (Ki)












