Home » Head Line » Palsukan Nota BBM, Dua Pelaku Dibekuk Polisi

Palsukan Nota BBM, Dua Pelaku Dibekuk Polisi

palsu 1

Dua Pelaku Dugaan Pemalsuan Nota BBM Jenis Pertamax Yang Diamankan Polisi

Tanjungpinang,Zonakepri- Satreskrim Polres Tanjungpinang Berhasil membekuk dua pelaku yang diduga memalsukan 1463 lembar, Nota Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Pertamax, , Senin (11/01) lalu.

Terungkapnya kasus dugaan pemalsuan Nota BBM tersebut, berawal dari informasi masyarakat. , unit Reskrim Polres Tanjungpinang, langsung turun kelapangan untuk mengetahui kebenaran informas tersebut.. Akhirnya aparat kepolisian Polres Tanjungpinang berhasil menangkap kedua pelaku  langsung digiring ke Polres Tanjungpinang dan dilakukan penyidikan.

Kapolres Tanjungpinang  AKBP Kristian Siagian dalam press release ( 16/1 ) Modus yang dilakukan pelaku, dengan mencetak Nota BBM seakan-akan Nota dari Pemerintah dengan Laptop dan langsung di Print dengan Printer lalu dicap pelaku.

“Seharusnya, Nota BBM tersebut digunakan untuk membeli BBM. Sedangkan kedua pelaku, menukarkan Nota BBM tersebut dengan uang, dengan satu Nota ditukar dengan uang senilai Rp 100 ribu. Namun pemerintah tidak mengalami kerugian”terang kris.

Dari Tangan dua pelaku dugaan  pemalsuan Nota pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM ) jenis pertamax ,polisi mengamankan , satu unit, Plasdisk merek Kingston, Satu buah Cap Stempel dan satu buah pena hitam merek Kenko serta, satu buah pena merk standar AE 7, satu buah Carter warna Biru termasuk, satu buah, Cap Tanggal merk Self-Inking Stamp dan satu Eksampler kertas ukuran A4 merk Sidu, dan 1463 Lembar Nota BBM jenis Pertamax.

Selain mengamankan kedua pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah Barang Bukti (BB) berupa, Uang tunai senilai Rp 11 juta, satu unit Laptop merk Compak warna hitam dan satu unit Printer merk Epson.

Kedua pelaku dugaan pemalsuan tersebut, merupakan, karyawan, disalah satu SPBU di Kota Tanjungpinang, berinsial, MJ (35) dan JS (30) kedua pelaku   merupakan warga, Kota Tanjugpinang. Kini, kedua pelaku di jebloskan ke Sel Tahanan Polres Tanjungpinang.

Pasal yang disangkakan kepada kedua pelaku , dengan tindak pidana pemalsuan, sebagaimana dimaksud dalam rumusan, Pasal 263 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (rul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top