
Tanjungpinang,Zonakepri-Pandemi Covid-19 memberi dampak menurunnya daya beli masyarakat khususnya pembeli ikan di Pasar Ikan Bintan Center Km 9 Tanjungpinang. Apalagi dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Tanjungpinang.
Biasanya, pembeli ikan ramai pada pagi hari untuk berbelanja ikan. Sehingga saat siang hari maka ikan di pasar sudah tidak ada atau habis. Namun sejak beberapa hari terakhir, saat siang hari masih bertumpuk tumpuk ikan segar di lapak penjual ikan.
Akibat menurunnya pembeli ikan di pasar Bintan Center, maka pedagang akhirnya menjual ikan yang tidak laku beberapa hari hingga akhirnya membusuk kepada pengelola ikan lele.
“Ikan yang membusuk ditampung di ember dan dijual kepada pengelola ikan lele untuk dijadikan pakan ikan lele,”sebut Yanto penjual ikan.
Menurut Yanto, ikan tidak laku yang masih segar disimpan dana freezer kulkas. Untuk penyimpanan tersebut dilakukan paling lama selama tiga hari. Setelah dalam waktu tiga hari tidak laku terjual dan telah membusuk maka baru dijadikan pakan untuk ikan lele.
Meski sepi pembeli, namun harga jual ikan di pasar masih normal. Untuk harga ikan Tenggiri yang biasa dipergunakan untuk bahan membuat bakso harganya masih Rp60 ribu per kg.**












