
Tanjungpinang,Zonakepri – Penyelidikan kasus pencurian dengan pemberatan yang menewaskan pelaku di Toko Jaya Perkasa, Jalan Hang Lekir, Batu 10 Tanjungpinang dihentikan.
Penghentian penyelidikan dilakukan setelah gelar perkara oleh penyidik Polsek Tanjungpinang Timur dan Polresta Tanjungpinang.
Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Rifi Hamdani Sitohang mengatakan, setelah dilakukan gelar perkara maka penyidik berkesimpulan bahwa penyelidikan kasus tersebut dihentikan.
“Dari hasil gelar perkara kami berpandangan ini masuk Pasal 49 KUHPidana, terkait pembelaan dengan terpaksa,” sebutnya, Jumat (24/11/2023).
“Kasus curatnya juga dihentikan karena pelaku meninggal dunia,” ujarnya.
Rifi Hamdani juga mengungkapkan peristiwa tewasnya pelaku pencurian, berawal dari istri pemilik Toko inisial R mendengar suara berisik dari lantai I.
Setelah mendengar itu, R melihat CCTV melalui handphonenya melihat adanya seorang pria masuk kedalam toko.
“Tindakan R setelah lihat itu, R lalu membangunkan anggota keluarganya termasuk suaminya,” sebutnya, Jumat (24/11/2023).
Kemudian, sebut AKP Rifi, usia membangunkan anggota keluarganya, R turun lebih dulu ke lantai I dengan membawa alat seadanya atau membawa kayu.
Sedangkan suami R inisial MG membangun keponakannya yang ada dan menyelamatkan anak mereka, dan kemudian mengambil pisau dapur.
Sementara itu, istri MG yang terlebih dulu berada dibawah sempat tidak menemukan VW, lalu istri MG berkeliling disekitar toko dan bertemu dengan VW.
“Istrinya (R) keliling-keliling di toko, pas keliling itu dia kaget pas bertemu pelaku VW, disitulah R kaget teriak histeris, maling, maling, tolong maling,” jelas AKP Rifi.
Mendengar R teriak, sambung AKP Rifi, pelaku VW lantas lari ke lantai dua dan pada saat ditangga bertepatan dengan MG yang saat itu sudah membawa pisau dapur.
VW terus berupaya lari dengan menerobos MG memaksa untuk naik ke lantai 2,sehingga terjadilah penusukan terhadap VW yang dilakukan oleh MG.
“Dari hasil keterangan korban pencurian MG, karena adanya desakan dan dorongan dari VW, lalu ada penusukan,” tutupnya.(red)












