Zonakepri.com-Banjir yang disebabkan air laut pasang kembali melanda sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang.
Diantara lokasi yang terdampak banjir rob meliputi jalanan Pelantar II, Lorong lorong pertokoan, pemukiman warga di sekitar Pasar Baru Tanjungpinang.
Warga yang berada di sekitar lokasi banjir rob mengatakan, banjir rob sebelumnya terjadi pada akhir 2025 lalu, kembali terjadi Januari 2026 dan Februari 2026. Banjir rob melanda wilayah yang memang sudah menjadi langganan banjir rob setiap tahun di Kota Tanjungpinang.
“Banjir rob memang sudah biasa terjadi di wilayah sekitar Pasar Baru termasuk jalanan di Pelantar II, Lorong Gambir ujung, kawasan Pasar Baru Tanjungpinang. Biasanya terjadi pada akhir tahun hingga menjelang perayaan Imlek,”sebut Anto yang tinggal di sekitar Pelantar II Tanjungpinang, Selasa 3 Februari 2026.
Menurutnya, banjir rob tahun ini lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya. “Baru dua hari ini terjadi lagi banjir rob, setelah bulan lalu,”ujarnya.
Meski memgalami banjir rob, namun pertokoan maupun warung yang terdampak banjir rob masih tetap berjualan seperti biasa. “Banjir rob muncul sekitar pukul 10.00Wib tadi pagi dan akan menyusut mendekati sore hari hari,”ujar Edi tukang ojek yang mangkal di kawasan Pelantar II.
Sementara itu, banjir akibat pasang air laut di wilayah pesisir (ROB) yang menggenangi sejumlah wilayah di Kota Tanjungpinang pada 7 Januari 2026 berlangsung mulai sekitar pukul 11.30 WIB, seiring terjadinya pasang maksimum air laut hingga menjelang sore hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang Muhammad Yamin menyebutkan pemantauan lapangan BPBD Kota Tanjungpinang, wilayah yang terdampak genangan banjir ROB pada 7 Januari 2026 lalu meliputi Pesisir Kelurahan Melayu Kota Piring, Kelurahan Penyengat, Kelurahan Tanjung Unggat, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Sultan Mahmud, Kawasan Kosgoro (seberang Gang Akasia), Kelurahan Kemboja, Kampung Bulang, Jalan Rawasari, Jalan Daeng Celak, Pesisir Kampung Madong, Jalan Usman Harun Teluk Keriting, Pesisir dan kawasan Vihara Senggarang, Kelurahan Tanjungpinang Timur, Jalan Cemara Kelurahan Tanjung Unggat, Jalan Sri Payung Kelurahan Tanjung Unggat, Gang Suka Berenang, Jalan Akasia, Jalan Ir. Sutami, Pantai Impian, Plantar II, Kelurahan Tanjungpinang Kota, Jalan Gambir Kecamatan Tanjungpinang Kota, Perumahan Taman Sari Kelurahan Sei Jang, Kampung Kolam Kelurahan Sei Jang, Jalan Bhayangkara Gang Nipah, serta Jalan M.T. Haryono Gang Suka Nusa.
“Genangan air laut dilaporkan masuk ke ruas-ruas jalan dan permukiman pesisir,”sebutnya.
Sejumlah lokasi, air laut bahkan telah menggenangi teras, dapur, hingga ruang tengah rumah warga, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
(rul/diskominfo)












