
Zonakepri.com-Masyarakat Tanjungpinang antusias mengikuti kegiatan amal donor darah yang berlangsung di markas PMI Tanjungpinang Jalan Rumah Sakit, Senin 14 Juli 2025.
Warga rela antri di kursi yang disediakan penyelenggara di halaman kantor PMI yang dinaungi tenda. Bahkan warga agak kesulitan untuk memarkirkan kendaraan bermotor miliknya, mengingat keterbatasan tempat parkir.
Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas 68 EA, Tanjungpinang, bekerja sama dengan PMI Kota Tanjungpinang, Kopdar Kepri, dan sejumlah unsur pemerintahan.
Sandi Setiawan, selaku koordinator sekaligus Asisten Leader 68 EA Falpon Digital mengatakan kegiatan sosial yang dilakukan komunitasnya bervariasi, mulai dari kunjungan ke panti asuhan hingga donor darah.
Untuk kegiatan kali ini, mereka menargetkan sebanyak 250 pendonor dalam satu hari pelaksanaan. Juga diberikan paket sembako bagi warga pendonor darah.
“Kami juga memberikan paket sembako kepada para pendonor sebagai bentuk apresiasi,” ujarnya.
Darah yang terkumpul akan didistribusikan PMI Kota Tanjungpinang untuk kebutuhan Rumah Sakit di Tanjungpinang-Bintan.
Menurutnya, hingga saat jam istirahat tercatat jumlah pendonor darah mencapai 150 orang lebih. ” Untuk pelaksanaan donor darah akan berlangsung hingga sore dengan target 250 pendonor darah,”sebutnya.
Salah satu warga yang rutin melakukan donor darah di PMI Tanjungpinang Saiful mengatakan pada pelaksanaan donor darah kali ini terlihat jumlah peserta melebihi biasanya. Salah satu pemicu warga berbondong bondong untuk donor darah tersebut adanya pemberian paket sembako yang berbeda dari biasanya. “Biasanya selesai donor darah mendapat bantuan beras 5 kg dan makanan. Namun saat ini, paket sembako lebih banyak diantaranya beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg serta mie instan,”ujarnya.
Saiful mengatakan, warga mendonorkan darah secara suka rela meskipun pada akhirnya, saat masyarakat berobat di rumah sakit dan butuh darah harus membeli per kantong darah sekitar Rp400-500 ribu dengan ukuran 300 cc. “Seharusnya darah yang diberikan masyarakat secara cuma cuma, saat masyarakat butuh di rumah sakit dan warga kurang mampu diberikan kemudahan,”harapnya. (rul)












